Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / /

  • Abon Thaleb: Pernyataan Pendeta DS Lukai Marwah Islam dan Budaya Aceh
    Aceh | 4 hari lalu
    Abon Thaleb: Pernyataan Pendeta DS Lukai Marwah Islam dan Budaya Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dalam sidang yang berlangsung Senin, 11 Mei 2026, Teungku Teuku Abdul Muthalib atau yang akrab disapa masyarakat sebagai Abon Thaleb hadir sebagai saksi fakta dan menyampaikan pandangan tegas terkait dampak ucapan terdakwa terhadap umat Islam di Aceh.

  • Program JKA Dipangkas, Tuanku Muhammad: JKA adalah Marwah Rakyat Aceh
    Parlemenkita | 1 bulan lalu
    Program JKA Dipangkas, Tuanku Muhammad: JKA adalah Marwah Rakyat Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Isu terkait perubahan kebijakan Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang mulai berlaku pada Mei 2026 terus menuai sorotan publik. Salah satu poin krusial adalah pembatasan penerima manfaat hanya pada kelompok ekonomi desil 6 dan 7, sementara kelompok ekonomi di atasnya tidak lagi ditanggung.

  • Teuku Zulkhairi: Teumeunak di Medsos Cemari Marwah Islam dan Aceh
    Berita | 9 bulan lalu
    Teuku Zulkhairi: Teumeunak di Medsos Cemari Marwah Islam dan Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Fenomena maraknya perilaku tidak etis di media sosial, khususnya di kalangan netizen Aceh, kini menjadi keprihatinan serius. Kata-kata kasar, hinaan, fitnah, hingga makian yang terang - terangan tersebar di platform digital seperti TikTok, Facebook, dan kolom komentar berita, menunjukkan bahwa budaya “teumeunak” yang dulu sangat dijauhi kini seolah menjadi tontonan yang dinikmati, bahkan diviralkan

  • Pentingnya Menjaga Marwah Bangsa Aceh di Tengah Fenomena Kerusakan di Tik Tok
    Aceh | 9 bulan lalu
    Pentingnya Menjaga Marwah Bangsa Aceh di Tengah Fenomena Kerusakan di Tik Tok

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kemerosotan etika dalam ruang media sosial semakin tampak nyata di tengah masyarakat Aceh. Fenomena ini ditandai dengan semakin maraknya bahasa kasar atau teumeunak, penyebaran hoaks, saling fitnah, dan bahkan konten-konten vulgar yang jauh dari nilai-nilai Syariat Islam dan adat istiadat Aceh. 


  • Arif Fadillah: Hikmah di Balik Sengketa 4 Pulau, Marwah Aceh terjaga
    Nasional | 11 bulan lalu
    Arif Fadillah: Hikmah di Balik Sengketa 4 Pulau, Marwah Aceh terjaga

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh Arif Fadillah, S.I.Kom., M.M., menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, atas keputusan tegas dengan menetapkan empat pulau sengketa -- Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek -- sebagai bagian integral dari wilayah administratif Provinsi Aceh. 

  • Jaga Marwah Banda Aceh, Walikota Illiza Hidupkan Kembali Pageu Gampong
    Aceh | 1 tahun lalu
    Jaga Marwah Banda Aceh, Walikota Illiza Hidupkan Kembali Pageu Gampong

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meluncurkan Pageu Gampong atau “pagar kampung”, suatu sistem sosial berbasis partisipasi masyarakat dalam menjaga marwah syariat, ketertiban umum, dan nilai-nilai kearifan lokal.

  • Gemuruh Protes Lomba Lari FKIJK Aceh: Lari Sehat vs Marwah Syariat
    Indepth | 1 tahun lalu
    Gemuruh Protes Lomba Lari FKIJK Aceh: Lari Sehat vs Marwah Syariat

    DIALEKSIS.COM | Indepth - Lomba lari FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada 11 Mei lalu, menyisakan pelbagai cerita: dari antusiasme ribuan pelari hingga gelombang kritik pedas tentang kesesuaian busana dengan nilai Syariat Islam. Acara yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh ini sejatinya hendak mengkampanyekan gaya hidup sehat sekaligus menumbuhkan literasi keuangan melalui olahraga. Namun di balik semangat fun run berbalut keindahan alam Serambi Mekkah, muncul kontradiksi antara dinamika sosial dan tuntutan syariat.



  • Beringin Aceh: Kader Sejati atau Marwah Partai?
    Tajuk | 1 tahun lalu
    Beringin Aceh: Kader Sejati atau Marwah Partai?

    DIALEKSIS.COM | Tajuk - Partai Golkar Aceh tengah bersiap menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) ke-12, sebuah momentum krusial yang akan menentukan arah partai di tanah Serambi Mekkah. Di tengah hiruk-pikuk perebutan kursi ketua, ada satu prinsip yang tak boleh terabaikan: Golkar adalah partai kader. Bukan sekadar organisasi yang mengakomodasi kepentingan pragmatis, melainkan entitas yang dibangun dari darah, keringat, dan kesetiaan para kadernya.